Blog

Mengenal Lebih Dekat Kancut Keblenger

Irvina

IrvinaKancut Keblenger. Nama yang satu ini memang terbilang nyeleneh. Tapi, kamu akan ber-“oh-oh” ria karena sebenarnya Kancut Keblenger merupakan sebuah komunitas yang sudah cukup terkenal di kalangan para blogger. Apa dan seperti apa para Kawancut—sebutan bagi anggota Kancut Keblenger—ini? Berikut adalah petikan tanya-jawab Bukuné bersama Irvina Lioni, pendiri Kancut Keblenger.

Kancut-KeblengerKenapa, sih, namanya Kancut Keblenger?
Kancut Keblenger diambil dari nama komunitas blogger yang aku dirikan sejak 28 Februari 2011 lalu. Bukunya dikasih judul dengan embel-embel nama komunitas agar banyak orang yang bertanya-tanya. ‘Kan namanya aneh, tuh. Hehehe. Untuk penamaan Kancut Keblenger sendiri sebenarnya tidak punya makna yang berarti. Dulu benar-benar iseng bikin komunitas dengan nama seperti gitu.

Bagaimana, sih, awal mula hadirnya buku ini?
Awalnya dari ngobrol-ngobrol di kantor Bukune bareng Syafial dan Edo—para editor Bukuné. Lalu, mereka menawari aku untuk bikin buku. Akhirnya aku ngomong sama mereka, boleh nggak aku bikin buku kolaborasi sama Kawancut—anggota Kancut Keblenger. Mereka bilang, boleh saja. Aku bilang sama mereka bahwa aku pengen banget bikin buku komunitas yang berisi cerita secara umum.

Ceritanya tentang percintaan di dunia maya atau biasa disebut DIGITAL LOVE. ‘Kan banyak tuh sesama Kawancut yang terlibat cinlok dan pernah suka sama temen dunia mayanya. Akhirnya tercetuslah buku KANCUT KEBLENGER: DIGITAL LOVE. Aku rasa kisah DIGITAL LOVE itu udah banyak yang pernah mengalaminya, tidak hanya Kawancut aja.

Jadi, bisa disimpulkan, isi buku ini merupakan pengalaman pribadi para Kawancut?
Bener, itu kisah nyata para penulisnya. Dan sepertinya banyak yang mengalaminya, deh, di era digital seperti gini.

Kamu sendiri, pernah ada pengalaman unik atau lucu nggak seputar cinta di dunia maya ini?
Aku udah sering banget nge-gebet dan digebet temen dari dunia maya. Hahaha. Waktu zaman Friendster, pernah dua kali kencan sama dua cowok dari situ. Keduanya baik banget dan sampai sekarang masih jadi teman. Bahkan salah satu dari mereka sekarang satu kampus sama aku, hanya saja dia masuk fakultas kedokteran dan aku di FIKOM.

Pernah juga suka sama temen Facebook dan kebetulan sesama blogger. Ada dua cowok yang pernah aku suka. Aku suka sama mereka karena keduanya ganteng dan blognya bagus. Yang satu anak Bandung, yang lainnya Jakarta. Namun, keduanya nggak berjalan lancar. Ada kejadian yang lumayan bikin sakit hati, khususnya dari cowok yang tinggal di Bandung itu.

Terus pernah juga digebet sama followers Twitter. Orangnya ganteng banget. Tapi sayang, dia matre.

Tahun 2012 pernah pacaran dengan sesama Kawancut. Cuma tiga bulan aja sih. Dulu putus karena dia masih suka sama mantannya yang dulu.

Sampe sekarang sebenernya terkadang suka ngerasa naksir sama A, B C, D yang ada di dunia maya. Ya naksir-naksir mah nggak apa-apa, dong? Naksir juga belum tentu mau nge-gebet. Tapi kayaknya nggak mau lagi nyari cowo di dunia maya. Pengen sama temen dunia nyata aja yang udah jelas orangnya seperti apa.

Menurut kamu, apa sih istimewanya buku ini?
Istimewanya karena buku ini adalah sebuah karya dari komunitas blogger. ‘Kan jarang ada komunitas blogger yang bikin buku dan diterbitin sama penerbit keren kayak Bukuné. Apalagi kisahnya kebanyakan tentang cinlok dengan sesama Kawancut. Jarang-jarang kan ada temen sesama komunitas yang saling naksir, pacaran, trus kisahnya dibukuin? Hahahaha.
 
Plus, royalti buku ini rencananya buat ngebantu adik-adik kita yang mengidap kanker. Jadi kalo ada yang beli buku ini ya otomatis dia juga beramal.

Cerita siapa yang menurut kamu paling gokil dari buku ini?
Ceritanya si @uncle_yono, tentang Fobia Cewe Cantik dan obat penyembuhnya. Hahaha. Aku baru tau ada loh istilah ilmiah fobia cewe cantik. Di situ, Yono menuliskannya dengan detail. Gak ngerti juga kenapa dia fobia cewe cantik.

Oh iya, Yono adalah cowo pertama yang pacaran dengan sesama Kawancut, dan hubungannya terawet dari semua hubungan para pasangan yang ada di KK. Ya… walaupun sekarang udah putus, sih. Hahaha. Tapi keren banget si Yono bisa pacarin si mantannya itu sampe bertahun-tahun. Rata-rata kan kalo di KK pacarannya cuma sampai 3 bulanan.

Seperti apa, sih, proses kreatif di balik pembuatan buku ini?
Proses kreatifnya ya.. Ya begitulah.. Isi tulisan pake gaya komedi dan khas anak muda. Jadi ringan banget buat dibaca dan bisa sebagai hiburan di kala suntuk. Cover dan ilustrasi buku pun dibuat oleh sesama Kawancut, loooh. Hehehe.

Apa, sih, harapan kamu dengan hadirnya buku ini?
Harapannya semoga semua orang termasuk Kawancut pada beli buku ini. Pertama, sebagai wujud mengapresiasikan karya penulis blog amatiran yang akhirnya jadi penulis buku sungguhan seperti kami. Kedua, karena pembuatan buku ini demi melakukan kegiatan amal jadi musti BEST SELLER nih! Ketiga, semoga para pembaca terhibur dengan aib para penulisnya. Hahaha.