Blog

PDKT Dos and Don’ts

Pernah nggak sih kamu merasa nggak mendapatkan jawaban lebih lanjut setelah kencan pertamamu dengan si Dia saat PDKT? Kalau pernah, tentu hal itu nggak ngenakin banget kan?! Kamu seolah merasa digantung nggak jelas dengan sikapnya yang nggak ada kabar.

Well, hal inilah yang dialami oleh Tara setelah berkencan dengan Bang Gio—kakak sahabatnya, Renta. Hmmm… kira-kira di mana yah letak kekurangan Tara? Nah, menurut Renta, ada beberapa hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan Tara saat PDKT. Berikut ini adalah beberapa hal tersebut.

Dos
Hal yang kamu boleh dan sebaiknya kamu lakukan untuk menjaga hubungan PDKT stabil.

  • Diri sendiri. Kadang berbicara dengan orang yang disuka membuat kita merekayasa banyak hal. Alasannya, agar terlihat perfecto di depan si Dia. Contoh, Tara hanya tertawa ringan ketika Bang Gio menceritakan joke yang benar-benar lucu. Padahal pas sama Renta atau di keseharian Tara, ketawa terbahak-bahak sambil megang perut itu udah jadi pemandangan biasa.
  • Obrolan ringan. Namanya juga baru kenal, nggak usahlah ngomongin soal capres atau cawapres dari partai A, B, atau C. Cukup obrolan ringan yang bisa bikin suasana rileks dan memperpanjang waktu ngobrol. Dengan begitu kenyamanan saat ada di dekat kamu bisa tercipta.
  • Basic things. Mumpung masih tahap PDKT, kenali dia lebih dalam. Ini kesempatan yang pas buat kamu nanya hal-hal basic tentang gebetanmu. Contoh, Tara bisa tanya gimana pengalaman sekolah Bang Gio di London, rasanya tinggal jauh dari orangtua, atau gimana repotnya punya adik kayak Renta. Pokoknya informasi penting yang Tara belum dapat dari Renta.

Don’ts
Hal yang mesti dihindari sebelum hubungan PDKT kamu layu sebelum berkembang.

  • Talkative. Jujur deh, bakal ngebosenin banget kalau kita berhadapan sama orang yang kita suka tapi banyak omong dan seringkali mendominasi pembicaraan. Seperti yang dibilang Renta kepada Tara, bahwa ia dan Bang Gio punya hak yang sama untuk berbicara dan mendengar.
  • Posesif. PDKT itu masa-masanya kita mengenal calon gebetan. Kesempatan untuk menggali informasi tentangnya. Bukan malah bersikap posesif lantaran udah sering ngobrol. Bahkan punya lebih dari satu gebetan dalam masa PDKT sah-sah saja. Kan namanya juga baru PDKT.
  • Interogasi. Kalau sedang PDKT, kita wajib kenali lebih dalam calon gebetan. Tapi ini nggak berarti kamu bebas ngorek informasi yang pribadi darinya. Makanya, tahan dulu pertanyaan soal mantan atau gaya pacarannya sampai kamu naik ke tahap berikut.

Hal-hal di atas tadi mungkin bisa jadi masukan bagi kamu yang akan melakukan PDKT. Siapa tahu dengan mengikuti dos and don’ts di atas, kamu nggak akan pernah ngerasain apa yang dialami oleh Tara.

Nah, mau tahu tip dan trik kencan lainnya? Ikutin deh perjalanan Tara dalam menemukan gebetannya dalam buku Dilarang Kencan Sembarangan yang ditulis oleh Evi Nurulita. Buku terbitan Bukuné ini merupakan buku panduan kencan yang digabungkan dengan cerita Tara, si Jomblo Kronis. Melalui cerita ini, kamu bisa mengambil banyak pengalaman Tara yang mencoba melepaskan predikat jomblonya itu. Sttt… banyak tip dari Tara yang bisa kamu praktikkan sendiri dalam kehidupanmu lho.