Blog

Pemenang Foto MMJ Goes To Kota Tua

Perjalanan selalu menyenangkan untuk dikenang. Apalagi yang jalan bareng itu terdiri dari anak-anak muda beda kota, dan di dalam satu kesempatan mereka dipertemukan karena memiliki kesamaan: sama-sama memenangkan lomba foto Marmut Merah Jambu yang diselenggarakan redaksi Bukunè.

Setelah puas bermain bersama idolanya—Raditya Dika—di Dufan, keesokan harinya, Jumat (16/07), Dyah, Najib, Ibas, Mutia, Khairin, Arin, Mira dan kru Bukunè melangkahkan kaki ke Kota Tua. Hal ini merupakan pengalaman yang mengesankan, terutama bagi mereka yang berasal dari luar Jakarta.

Keceriaan juga terpampang di wajah salah satu peserta yang berasal dari Surabaya, Dyah. Gadis yang duduk di bangku kuliah ini mengagumi keindahan peninggalan sejarah kota Batavia.

Tidak hanya menjelajah Kota Tua, kru Bukunè tidak melewatkan kesempatan untuk mengajak mereka ke Museum Fatahillah. Teman-teman pun sangat menikmati nuansa klasik di tempat yang sempat menjadi pusat pemerintahan Belanda tempo dulu.

Kesan anggun pun terasa ketika para peserta masuk ke gerbang pintu utama museum Fatahillah, lalu mereka menuju ke sebelah kanan dan menuju tangga. Di situlah mereka menikmati keunikan ukiran benda-benda klasik yang terdapat di dalamnya. Kesempatan ini pun diabadikan oleh beberapa peserta, termasuk berfoto ria di depan patung Apollo yang berada di taman belakang.

Meski sempat takut dengan nuansa seram yang berada di penjara bawah tanah, tapi hal itu tak sampai menyurutkan rasa takjub beberapa peserta untuk berfoto di ruangan gelap dan sempit ini. Sebelum rangkaian acara berakhir, para peserta diajak untuk menikmati makan siang bersama hingga akhirnya mereka harus kembali ke daerah masing-masing.