End of the Road

Rp125.000

Penulis: Aqiela
Ukuran: 13 x 19 cm
Tebal: 304 hlm
Penerbit: Bukuné
Harga: Rp 125.000,-

Category:

Description

Menceritakan tentang Astari Rinanda dan Ganesha Keiro Manendra. Dua orang remaja yang berteman sejak kecil karena kedua orang tua mereka bersahabat sejak bangku perkuliahan. Bahkan, dari Taman Kanak-Kanak sampai sekarang menginjak SMA, mereka selalu dimasukkan ke sekolah yang sama. Dan karena itu pula, mereka sering menghabiskan waktu berdua lebih banyak. Dari mulai belajar sampai berbagi kesulitan tentang kehidupan masing-masing.

Pada awalnya, semuanya berjalan biasa saja. Tidak ada satupun dari mereka yang memiliki perasaan untuk satu sama lain. Sampai akhirnya, Ganesha menyadari kalau perasaannya pada Astari mulai berubah sejak bangku kelas sembilan. Sejak kejadian dimana laki-laki itu melihat Astari menangis di belakang kelas ketika hari pengumuman kelulusan. Dimana ketika hari itu, Astari datang dengan kedua orang tua Ganesha–bukan kedua orang tuanya. Ganesha jelas tau kalau kedua orang tua Astari berhalangan hadir karena harus mengantar adik perempuan sahabatnya itu untuk sebuah perlombaan di Bandung. Tapi, Ganesha tidak pernah tahu kalau ternyata hal tersebut telah mengganggu kepala sahabatnya sejak lama.

Kejadian itu pula yang membawa perasaan Ganesha berubah. Ganesha mulai menyadari kalau ia tidak suka melihat Astari sedih. Ketidaksukaan yang membuatnya menyadari hal lain–kalau ternyata ia mulai menyukai Astari lebih dari sekedar sahabat. Ia tidak lagi melihat Astari sebagai anak kecil cerewet yang sering mengganggu hari-harinya sewaktu di Taman Kanak-Kanak. Ia tidak lagi melihat Astari sebagai anak kecil cengeng yang sering menangis karena ditinggal bermain sepeda keliling komplek. Ia tidak lagi melihat Astari sebagai anak kecil perempuan yang rambutnya selalu dikuncir kuda dengan poni depan menutupi mata.

Di umur lima belas, Ganesha mulai melihat Astari sebagai perempuan yang berhasil mengambil hatinya untuk yang pertama kali. Tapi perasaan tersebut tidak lantas ia utarakan langsung secara gamblang. Sebab Ganesha terlalu takut kalau Astari tidak akan mempercayakan dirinya sebagai sahabatnya lagi. Ganesha takut kalau Astari akan menjauh karena perasaan yang ia punya. Ganesha takut kalau Astari.. Tidak lagi menjadi sahabatnya karena perasaan yang ia punya.

Sampai akhirnya, Ganesha menyembunyikan perasaannya selama tiga tahun. Hingga keduanya menginjak usia tujuh belas tahun. Tanpa Ganesha tahu, ternyata perempuan yang sudah jadi sahabatnya sejak kecil itu juga punya perasaan sama. Tapi sayangnya, keduanya dihadapkan oleh rasa takut.

Rasa takut yang menyelimuti keduanya akan hubungan persahabatan mereka yang dipertaruhkan jika memutuskan untuk berpacaran. Astari dan Ganesha ternyata punya rasa takut yang sama. Takut kalau mereka berdua akan kehilangan satu sama lain sebagai sahabat jika memutuskan untuk berpacaran.

Hingga akhirnya satu kejadian membuat Ganesha berani menyatakan perasaannya dan bertaruh tentang persahabatan yang mereka punya. Keberanian yang ternyata membawa keduanya berhasil untuk menjalin hubungan sebagai sepasang kekasih. Walaupun begitu, hidup ternyata nggak membawa keduanya untuk melewati jalan yang mulus setelahnya. Mereka berdua dihadapkan oleh situasi yang berbeda, tentang persahabatan, keluarga, dan juga masa depan.

Kepergian Ayah Ganesha ketika dirinya di penghujung kelas dua belas membuat laki-laki itu memutuskan menunda kuliahnya selama satu tahun–demi menemani sang Mama yang dipindah tugaskan keluar kota untuk bekerja.

Keputusan berat yang akhirnya membuat Ganesha berpikir untuk mempertaruhkan banyak hal di dalam hidupnya. Salah satunya adalah mengakhiri hubungannya dengan Astari.