Blog

Mengenal Sosok di Balik Komik Terlalu Tampan

komik terlalu tampan

Cewek mana sih, yang nggak suka melihat cowok ganteng? Hayo, ngaku deh! Entah kenapa, cowok ganteng itu terlalu menarik untuk dilewatkan begitu saja. Tapi, bagaimana dengan perasaan cowok ganteng itu sendiri? Kira-kira, mereka yang tergolong ganteng ini fine-fine aja nggak ya memiliki wajah seperti itu?

Kalau sebagian cowok ganteng, senang merasa dirinya ganteng. Lain halnya dengan Witing Tresno Jalaran Soko Kulino atau yang biasa dipanggil Mas Kulin. Sebagai cowok yang ganteng banget, Mas Kulin justru merasa bahwa menjadi orang yang terlalu ganteng itu tidak seindah yang dibayangkan.

Kegelisahan Mas Kulin karena kegantengan wajahnya ini, bisa kamu baca dalam komik Terlalu Tampan. Di Webtoon, kamu bisa dengan mudah mencari komik Terlalu Tampan ini. Pasalnya, Terlalu Tampan menjadi salah satu komik populer di sana.

Tidak hanya itu, beberapa bulan lalu Terlalu Tampan juga sukses meraih penghargaan dalam acara Popcon Award 2017 untuk kategori komik (Webtoon of the Year).

Komik Terlalu Tampan ini jalan ceritanya ditulis oleh M. Ahmes Avisiena (Mas Okis) dan Savenia Melinda sebagai ilustrator. Menurut Mas Okis, Terlalu Tampan itu sendiri bercerita tentang suka duka menjadi bukan hanya orang tampan, tetapi juga orang yang terlalu tampan.

“Idenya berasal dari saat saya surfing di Instagram, lalu menemukan suatu akun fashion yang berisi foto-foto dari orang yang tampan,” begitu kata Mas Okis saat diwawancarai Kune melalui surel.

“Lalu, saya sebagai manusia yang “kurang tampan” mencoba berpikir positif, bahwa semua itu ada hikmahnya. Nah, di sini saya mengambil perspektif baru tentang “tidak enaknya” menjadi orang yang tampan,” kata Mas Okis menambahkan.

Jarak yang berjauhan

Dibalik kesuksesan Terlalu Tampan, siapa sangka kalau ternyata para pembuatnya berada di dua kota yang berbeda, lho. Yup, Mas Okis berdomisili di Malang, sedangkan Savenia di Jakarta.

Meski berjauhan, baik Mas Okis maupun Savenia tidak memiliki kendala yang berarti. Komunikasi menjadi jalan keluar bagi keduanya untuk tetap bekerja sama menyelesaikan komik ini. Terbukti, kan, dengan eksisnya Terlalu Tampan di Webtoon? So, jarak menjadi hal yang biasa saja saat komitmen untuk terus berkomunikasi dijalankan dengan baik.

Nah, kamu sendiri penasaran nggak dengan Terlalu Tampan?

 

 

ilustrasi image dari webtoon.

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>